Classicnewcar.us


Kenangan Bersama : Blog akan bertukar wajah

Kenangan Bersama : Blog akan bertukar wajah

http://paleoenterprises.com/elepage6.htmhttp://skywalker.cochise.edu/wellerr/students/mammoth-mastodon/mastodon.htmhttp://www.elephant.se/mastodon.phphttp://www.ansp.org/museum/jefferson/mastodon/f-mammut-tapiorides.php Penghantaran adalah secara Pos Laju / Pos Ekspress atau courier yang beramanah.



Berbagi Ilmu, Menebar Manfaat Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions. Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions. Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions. Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions. Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions. Haramkan FOREX TRADING dan DERIVATIF TRANSACTION (Pendahuluan)  oleh HILDAN FATHONI Assalamu alaikum para pembaca yang Budiman... Pada kesempatan ini...bertepatan awal bulan Muharram, saya ingin mengupas habis tentang bisnis online yang kembali booming di tengah-tengah masyarakat kita. Masyarakat penggemar mie instant yang menyebabkan ingin kaya secara instant. Tulisan saya berikut ini merupakan pengalaman pribadi sebagai mantan trader Forex Profesional selama kurang lebih setengah tahun. Tulisan ini hanya pendahuluan, yang akan dilanjutkan dengan tulisan-tulisan dengan tema sejenis tentunya dengan pembahasan yang lebih mendalam. Semoga bermanfaat. SUMBER : Catatan Facebook >> http://www.facebook.com/note.php?note_id=471014504751 ============================================================== oleh 'Hildan Salam Smangat pada 26 November 2010 pukul 22:46   Assalamu alaikum Tulisan saya kali ini mungkin sedikit menjawab rasa penasaran teman2 ttg HUKUM FOREX TRADING. Berikut pengalaman pribadi saya yang selama kurang lebih setengah tahun bergelut dengan dunia ini. Saya mulai mengenal dunia Forex Trading karena diperkenalkan oleh seorang sahabat baik. Katanya Forex itu HALAL (padahal sekitar thn 2008 saya dengar2 FOREX TRADING itu HARAM). Tapi karena ada fatwa MUI ttg HUKUM TRANSAKSI VALAS, maka saya yakini hal itu HALAL.Ya....terjunlah saya. Saya spesialis di mata uang EURO (EURUSD),Poundsterling (GBPUSD) dan terakhir belajar Emas/Loco (XAUUSD), senang dengan isis teknikal MACD, Moving Average dan kadang Ichimoku Kinko Hyo, pengamat aktif di www.forexfactory.com & valbury. Adalah hal biasa jika pagi hari datang ke kantor jam 8, saya sudah laba Rp 800rb atau 2,5 juta dalam semalam. Tapi saya masih bertanya-tanya. Apa Forex trading (futures trading) ini halal. Berkali-kali pula manajer saya berkata: 1. Kan ada fatwa MUI nya jadi pasti HALAL. 2. Kan ada BAPEPPTI (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi) ya pasti LEGAL. 3. Kan ada undang2nya : UU NO 32 tahun 1997, khususnya bab VII. ( http://sigitstw.wordpress.com/definisi-dan-pengertian-investasi/index-knowledgemanajemen-resiko/dasar-hukum-perdagangan-forex/ ). Gak mungkin lah negara me-LEGALKAN perjudian. 4. Kalo HARAM pasti MUI,FPI, dll teriak2...buktinya mereka diam, ya berarti BOLEH. 5. Kan ada ISIS TEKNIKAL dan ISIS FUNDAMENTAL, jadi ada dasar pemikirannya jadinya bukan gambling. Togel juga ada "sisnya" 6.Kan hampir semua BANK terlibat perdagangan berjangka (perdagangan derivatif) termasuk BI, jadi ya boleh. 7. Dll... Oke lah kalo begitu...... Tapi mari kita berpikiran terbuka, MENGAPA HAL HARAM INI bisa halal di Indonesia : 1. Sistem Ekonomi kita itu EKONOMI KONVENSIONAL, bukan ekonomi ISLAM. Jadi hal haram pun dimaklumi, seperti ROKOK, minuman keras, prostitusi, dll. 2. Transaksi DERIVATIF (FOREX/FUTURES TRADING) itu seperti "Membeli Sesobek Tissu Toilet Dg Tulisan 1.000 USD". Krn tidak ada Landing Assetnya (aset riil sebagai dasar transaksi). Misal orang beli rumah ya ada rumahnya, beli baju ya bisa dipegang bajunya, beli pecel ya bisa dimakan...itu baru riil. Kalo forex trading kita hanya membeli atau menjual angka saat Anda klik pada opsi SELL atau BUY di layar komputer...tidak lebih. 3. MUI bukan penentu segalanya...kadang mereka juga lupa dengan EKONOMI ISLAM. 4. Transaksi DERIVATIF (FOREX/FUTURES TRADING) sangat BERBAHAYA bagi perekonomian suatu negara. Contoh: GEORGE SOROS dijuluki sebagai "pria yang menhancurkan POUNDS dalam semalam". Krn dalam semalam dia menghancurkan nilai ponds shg bnyk bank2 di Inggris yg bangkrut. Contah lain yg baru saja terjadi: subprime mortgage  terjadi karena transaksi derivatif. Ibaratnya permainan game perang2an di laptop Anda, tapi pelurunya bisa menghancurkan rumah Anda. Itu lah perumpamaan yang tepat. Permainan FOREX TRADING ONLINE di komputer Anda bisa menghancurkan Euro, Ponds, Rupiah, USD, dll. Kalo mata uang hancur ya harga barang bisa naikdan BANYAK tetangga kita yang kelaparan. It's DEADLY GAME u know!!!  5. Secara ISLAM juga dilarang memperdagangkan sesuatu yg tidak jelas wujudnya....hiper fluktuatif lagi. 6. Secara ISLAM hny memperbolehkan jual beli mata uang (uang fisik) dengan alasan: ADA KEPENTINGAN TRANSAKSI atau BERJAGA2...misalnya tukar Rp ke USD krn mau keluar negeri...tukar Rp dgn Real krn mau naik haji. Kalo jual beli hny utk spekulasi, misal beli USD di Rp 8.500,- krn prediksinya bakal ke Rp 9.000,- nah itu dilarang. Krn spekulasi dan berbahaya bagi mata uang Rp. 7. Msh bnyk deh...kpn2 qt bahas q mo tidur dl....coz bsk bnyk kerjaan. Semoga "pengalaman BERDOSA" saya membawa hikmah bagi Anda semua. Salam SMANGAT!!!!! Wassalam ================================================================= Komentar : 'Hildan Salam Smangat Smoga bermanfaat, jika ada yg menawari Anda bisnis Forex, Valas trading, bisnis berjangka, investasi berjangka, Loco London pokoknya berbau Futures dan forex...saya bersedia berdiskusi. Cukup saya yang berdosa...Anda jangan... Berikut ini ...Lihat Selengkapnya 26 November 2010 pukul 23:02 · Suka · 1 Agil Avry biar halal juga males, yang minim spekulasi aja deh... 26 November 2010 pukul 23:13 · Suka Agil Avry ijin sharing dan... 26 November 2010 pukul 23:14 · Tidak Suka · 1 Winda Rizki Amalida nice info.ditunggu sharingan slanjutny yah,mas?! bgs bwt referensi diskusi d kls,cz aq jg lg bahas forex ^_^ 26 November 2010 pukul 23:15 melalui seluler · Tidak Suka · 1 'Hildan Salam Smangat Monggo di share, karena banyak yang meng-HARAM-kan tapi gak tau dasarnya dan gak pernah transaksi...banyak yang meng-HALAL-kan tapi tidak tau dasarnya, hanya nafsu utk untung besar dalam waktu singkat.... Monggo di share sebanyak2nya klo ada yang komplain silahkan di 08125254782 ...itu nomor pribadi saya.... saya siap jadi TAMENG ...demi ANTI NEOLIB... 26 November 2010 pukul 23:16 · Suka · 2 'Hildan Salam Smangat ‎@Winda: coba tanya dosen pean pasti...tak JAMIN 100% ndak tau benar salahnya...hweehehehe 26 November 2010 pukul 23:17 · Suka Winda Rizki Amalida siipp..pasti qu tanyakan. o ya,mas..pgn diskusi dikit.. td kn d atas jg disebutin ttg "investasi berjangka".. saham termasuk investasi berjangka kn? berarti krg lebih jg haram dnk? kn mekanisme perdaganny jg hampir mirip n sama2 "tdk berwujud" aplgi skrg smwany uda terkomputerisasi. bgmn dg itu??^_^ 26 November 2010 pukul 23:29 · Suka 'Hildan Salam Smangat Saham ada bank kustodian yang menjamin emisi tiap lembarnya... Ada dua tipe investor 1. Sort term investor dan 2. Fundamental investor. Klo Sort term sukanya profit taking, pagi jam 8 beli saham ASTRA jam 10 dah dijual...itu yg rawan speku...Lihat Selengkapnya 26 November 2010 pukul 23:35 · Suka Winda Rizki Amalida oh gituu.. he'em2,saya mengerti. wah..sakti bgt yah?! bisa jualan tnp ad yg dijual. makasih bwt jwabannya. jd lbh pgn tw bnyk ttg forex 26 November 2010 pukul 23:43 · Tidak Suka · 1 'Hildan Salam Smangat Waduh bisa pangjang nih discuss nya...gpp wes. Transaksi derivatif=transaksi turunan. Misal : q beli tanah 1 Hektar cash Rp 100 jt dan ada surat SHM nya ...Lihat Selengkapnya 26 November 2010 pukul 23:43 · Suka · 1 'Hildan Salam Smangat ‎@winda: harus belajar bnyk ttg forex & ekonomi islam, spy tau benar bahwa ekonomi kapitalis tlh menyebabkan krisis sejak jaman dulu. 26 November 2010 pukul 23:45 · Suka 'Hildan Salam Smangat Satu lagi perusahaan forex : MARKETIVA 26 November 2010 pukul 23:47 · Suka 'Hildan Salam Smangat Forex = Foreign Exchage/Mata uang asing/Valas:Valuta Asing/mata uang asing...itu HALAL. Yang HARAM ...TRANSAKSI BERJANGKANYA...FUTURES TRADINGNYA... 26 November 2010 pukul 23:54 · Suka · 1 Winda Rizki Amalida hmmm..jd makin mantap bwt ambil akt syariah.hohoho...^,^ link yg dishare d note jg ckup bagus bwt tambah pengetahuanQ ttg forex. msh awam bgt soalny. oke2,makasih mas! met mlm n met istirahat. 26 November 2010 pukul 23:54 · Suka 'Hildan Salam Smangat Suatu saat klo aku jadi DOSEN FE UM,kita akan diskusi lebih banyak....hehehehe (ngarep.com) 27 November 2010 pukul 0:05 · Suka Winda Rizki Amalida aamiin...^_^ 27 November 2010 pukul 0:08 · Suka Davi Abdhie Ndalem Komeko klw aq lbih tertarik diskusi sma kanda langsung aja drpada nulis dsni,,,he gpp kan kanda,, 27 November 2010 pukul 0:56 · Suka Muhammad Arbayanto Saya sepakat jika smua produK keuangan derevatif itu dilawan krn itu model economic buble yg menghisap. Tp diskusi jd tdk menarik klo sdh ada embel2 islam, syaria, konvensional, dlsby... Mending diskusi ekonominy lbh pd substansi mana model yg mensejahterakan rakyat dan mana yg tidak, mengapa. Qt slalu terjebak pd lubang yg sama (branding, pckaging, istilah dan label) tanp mau capek berfikir substansi (tipe masyarkt yg mls berfikir).dlm islam jg munkn kok muncul rezim (ekonmi atau politik) yg tdk pro pd rakyat. Ini yg hrs qt lawan!!!! 27 November 2010 pukul 8:12 melalui seluler · Tidak Suka · 1 Mardian Wijaya quote : secara ISLAM hny memperbolehkan jual beli mata uang (uang fisik) dengan alasan: ADA KEPENTINGAN TRANSAKSI atau BERJAGA2...misalnya tukar Rp ke USD krn mau keluar negeri...tukar Rp dgn Real krn mau naik haji. Kalo jual beli hny utk spekulasi, misal beli USD di Rp 8.500,- krn prediksinya bakal ke Rp 9.000,- nah itu dilarang. Krn spekulasi dan berbahaya bagi mata uang Rp. <<<<< Bursa efek berdosa juga mas? 27 November 2010 pukul 8:24 · Suka Erwin Adi Surya sepakat 27 November 2010 pukul 13:16 · Suka Hakim Esbe Mulyono Luar biasa! Saya banyak belajar di sini... Seharusnya Pemintaran (alih-alih pembodohan yang sering muncul di note FB) seperti ini layak untuk kita dukung bersama... Untuk Mas Hildan, saya pribadi mengucapkan: Salut! :) 29 November 2010 pukul 9:55 · Suka Hakim Esbe Mulyono l Beberapa quote yang perlu kita renungkan: "Derivatif keuangan adalah senjata pemusnah masal." (Warren Buffet) "Semua orang berasumsi bahwa dunia dikendalikan oleh Amerika. Kenyataannya, Amerika sendiri di bawah kendali The Fed. Dan tahukah anda, siapa yang mengendalikan The Fed?" (Anonim) "Barangkali ada bagusnya rakyat Amerika pada umumnya tidak mengetahui asal-usul uang. Karena jika mereka mengetahuinya, saya yakin esok pagi akan timbul revolusi." (Henry Ford) "Emas adalah asuransi terhadap depresi (moneter) atau resesi." (Robert Kiyosaki) "Saat ini 10% mia menguasai 90% uang yang beredar di seluruh dunia. Sementara 90% sisanya memperebutkan 10% uang yang beredar di seluruh dunia. Tentu inflasi tak akan ada efeknya untuk yang berjumlah 10% itu, namun bagi yang 90% sisanya, inflasi adalah racun yang mematikan." (Mr.Ius, seorang tokoh dunia misterius yang tak mau disebut namanya, kadangkala menyamar dengan nama Anonim) "Fiat money has no place to go but gold." (Alan Greenspan) "Sistem kapitalis dunia akan segera hancur!" (Ahmadinejad, presiden Iran) 29 November 2010 pukul 10:08 · Tidak Suka · 1 'Hildan Salam Smangat Mas Arba: Hanya mslh pendekatan mas Arba. Klo semua bahasan di FB ku tak buat substansialis smua...kan jadi qt berdua tok yg disccuss...wkwkwkwk (gayatok.com) :) 30 November 2010 pukul 10:11 · Tidak Suka · 1 createSummaryAndThumb("summary6943742860385813815"); Kepribadian Virtual dalam Era Hyper-Social Media : Peluang dan Tantangannya Oleh HILDAN FATHONI Assalamu alaikum para pembaca yang Budiman… Pada kesempatan kali ini, saya ingin berbagi pemikiran yang kiranya sangat relevan dengan kondisi kekinian kita, sebuah kondisi yang saya sebut sebagai yaitu Hyper-Social Media. Semoga sedikit curhatan saya ini bisa bermanfaat bagi pembaca sekalian. Silahkan disimak. Apakah yang dimaksud dengan era Hyper-Social Media itu? Hyper-Social Media sebenarnya hanya “kata rekaan” saya pribadi untuk menggambarkan kondisi masyarakat yang menjadi tergantung segala macam aktivitasnya terhadap keberadaan social media semacam Facebook, Tweeter dan beberapa micro blog lainnya. Pada kondisi awal kemunculannya, social media merupakan wahana pertemanan terutama untuk menemukan teman dan saudara yang sudah lama tidak menjalin interaksi atau terbatas dengan jarak antar wilayah yang sangat jauh. Nah dalam hal ini social media menjadi sarana mudah, murah dan instan untuk bersilaturahim. Pada perkembangannya, social media menjadi sarana curahan hati (curhat). Pada era sebelum kelahiran social media, urusan pertengkaran antara suami istri adalah urusan pribadi (private matter). Namun pada masa Hyper-Social Media ini, hal tersebut menjadi urusan public (public matter) yang dengan bangga diekspos demi mendapatkan simpati atau mungkin hanya sekedar mengungkapkan rasa sakit hati tanpa memikirkan dampaknya di masa depan. Di tahun 2010 ada data yang menyebutkan bahwa 80% perceraian disebabkan oleh up date status atau comment di Facebook. Saya teringat dengan peristiwa yang menimpa teman saya di tahun 2010. Sebut saja namanya “Bunga”, beliau saya kenal sebagai pribadi yang sholehah dan cerdas. Pada tahun 2010 beliau dinikahkan dengan pria pilihan orang tuanya dalam usia yang masih sangat muda, karena baru lulus kuliah. Tentunya ada semacam pemberontakan tersembunyi dalam hatinya, itu yang saya rasakan dari status-status di Facebooknya. Pada suatu kesempatan beliau menuliskan status yang kurang lebih,”Seandainya saya kerja dulu dan menjadi kaya, tentunya saya mampu membiayai hidup orang tua saya tanpa perlu menikah muda”. Pada waktu itu kalau tidak salah beliau sedang dalam kondisi hamil muda. Status tersebut tentunya dibaca oleh teman dan sanak saudaranya, lawong saya saja semapat membaca. Bukan hanya satu atau dua kali saja status senada beliau lontarkan, bahkan berkali-kali. Pada beberapa hari terakhir dia menuliskan telah terjadi “perang” besar di rumahnya karena sepertinya keluarga besarnya marah. Tentu saja, hal tersebut adalah urusan suami istri yang bahkan mertua pun seharusnya tidak perlu tahu, eh…malah ini disebarluaskan di Facebook. Hal tersebut banyak terjadi hingga saat ini, dimana Facebook dan sejenisnya dianggap seperti “diary”. Setiap orang merasa bebas berekspresi dan serba cuek menuliskan hamburan kata-kata di wall-nya. Tidak ada pemikiran jangka panjang akan dampak besar di belakang hari. Semua serba up date, semua serba public, semua serba di-infotainment-kan. “Bahkan kita sendiri mendobrak ruang-ruang pribadi kita, membiarkan ketelanjangan kita dilihat para pejalan kaki di Facebook dan Tweeter. Sorak-sorai dan sumpah serapah mereka kita balas dengan comment dan diumpan balik dengan pertamax”. Nah…era dimana sebagian besar masyarakat begitu tergantung (addict) terhadap social media sehingga merubah (dengan rela) segala hal yang bersifat urusan pribadi (private matter) menjadi urusan public (public matter) ini lah yang saya maksud dengan era Hyper-Social Media. sis SWOT (Strength, Weakness, Opportunity & Threat / Kekuatan, Kelemahan, Peluang dan Ancaman) Bukan hanya dampak negatif saja yang terkandung di era ini, tetapi juga memuat peluang yang besar untuk mengembangkan citra diri yang positif dan mengembangkan jaringan relasi bagi masa depan kita. Lalu apa hubungannya dengan Kepribadian Virtual (Virtual Personality)? Istilah Kepribadian Virtual (Virtual Personality) ini terlintas di posting salah satu penghuni Facebook, saya lupa dengan persis siapa pencetusnya. Sebelum saya uraikan lebih jauh, kita akan sejenak bermain imajinasi tentang kegiatan kita mengisi waktu di Facebook dan sejenisnya. Pernahkah Anda mengikuti sebuah group di Facebook? Tentu saja sebagian besar dari kita adalah anggota dari suatu grup. Saya sendiri sangat aktif di Online Marketer Group (OMG) dan Grup PNBB (Proyek Nulis Buku Bareng). Nah…di grup Facebook tersebut tentunya kita memliki teman-teman yang sangat ramah dan sellau memberikan “LIKE”, pertamax atapun comment yang membuat kita semakin semangat berinteraksi dan merasa dimiakan. Semakin lama kita semakin terlarut dan ada keinginan menggebu-gebu untuk mengadakan KopDar (Kopi Darat) alias ketemuan di suatu tempat dan bercengkerama renyah seperti di Grup Facebook. Saat yang dinantikan pun tiba, Kopi Darat dilangsungkan, tetapi ada yang salah…semua terlihat kaku seperti tidak saling mengenal. Beberapa orang yang foto profile nya sangat Anda kenal dan Anda akrabi, ternyata di dunia nyata sangat lah minder, tidak komunikatif, canggung dan tidak seramah tulisan-tuliasn dan comment-comment nya yang selalu Anda nantikan di setiap up date status dan postingan. Apa yang terjadi??? Anda pernah mengalaminya? Alhamdulillah kalau saya pribadi selama ini merasa teman-teman dalam grup yang saya ikuti sangat ramah, bahkan lebih ramah dari tulisan mereka. Nah…jika Anda mengalami kondisi tidak nyaman seperti di atas, Anda perlu membaca lanjutan tulisan ini. Setiap orang memiliki kelebihan dan kelemahan, jika dia pandai bersosialisasi di dunia nyata mungkin dia tidak sempat menekuni dunia Social Media atau mungkin sebaliknya. Beberapa orang sangat pandai menulis, bahkan disebut “Macan Kertas”, tetapi interaksi verbalnya sangat terbatas, komunikasi lisannya kurang bagus. Dunia Facebook memiliki pembentukan persepsi sendiri, yang berbeda dengan dunia nyata. “Gambar dan Tulisan Anda di Facebook dan Tweeter, Dianggap Sepenuhnya Adalah Diri Anda di Dunia Nyata” Ada yang beranggapan bahwa di era Hyper-Social Media, berlebihan berinteraksi secara virtual hanya akan mengurangi kemampuan alami kita dalam berinteraksi di dunia nyata. Karena kita memakai topeng berupa tulisan dan gambar profile, tanpa kita bisa bermain dengan intonasi suara ketika berbicara, ekspresi wajah, gelak tawa, sentuhan tangan dan saling bertukar makanan. Memang sangat banyak hal yang bisa dilakuakan di dunia nyata, tetapi tidak bisa dilakukan melalui Facebook dan sejenisnya. Saya sangat setuju dengan pendapat tersebut, oleh karenanya sesekali KopDar sangat lah diperlukan. Akan tetapi, saya juga melihat peluang besar darinya. Apakah peluan besar itu??? Peluang Besar Itu Adalah “THE POWER OF VIRTUAL PERSONALITY” Apa Itu “The Power Of Virtual Personality” ? Untuk memperjelas dan mempermudah pemahaman mengenai hal tersebut, kita akan memilah-milahnya dalam pisau isis SWOT. Dalam hal ini saya akan mengambil contoh dari Facebook. S=Strength/Kekuatan. Apa saja kekuatan dari Virtual Personality itu : Nama Profil : Semaki asli nama Anda, maka akan menambah ketertarikan dan rasa percaya teman-teman di Facebook bahwa pemilik profil adalah benar-benar diri Anda. Foto Profile dan berbagai foto pribadi : Foto asli Anda sangat menentukan persepsi teman Anda. Bahkan ada yang rela membayar mahal untuk sebuah foto profil Facebook yang berwibawa. Info Profil : Semakin lengkap informasi yang Anda tampilkan, semakin respek dan percaya teman-teman Anda. Tentunya Anda harus memiliki keamanan ekstra ketat terhadap password dan berbagai informasi pribadi yang sangat rahasia. Up Date Status, Comment, Tulisan, Dokumen : Semakin bermutu, menginspirasi, menggugah, bermanfaat dab menarik tulisan Anda, maka semakin tinggi “derajat” Anda di mata pembaca. Dari sini bisa dilihat, bahwa Anda bisa membangun CITRA PRIBADI yang POSITIF hanya dari depan laptop dan langsung tersebar ke ribuan pengguna Facebook. W=Weakness/Kelemahan. Apa saja kelemahan dari Virtual Personality itu : Semua serba terbuka : Keterbukaan dan publisitas cepat dan instan memungkinkan kesalahan dalam status, tulisan dan comment akan menyebar dengan cepat, massif dan sekaligus mendapat respon dengan segera. Maka berhati-hatilah. Pengetahuan yang minim : Semua kelemahan social media sebenarnya terletak pada penggunanya. Apalagi semaik hari system keamanan dan privasi di Facebook semakin diperbaiki. Sehingga kita bisa mengatur apakah tulisan kita hanya bisa dilihat oleh orang-orang tertentu. Akun Facebook Anda sepenuhnya mewakili Anda. So…berhati-hatilah. O=Opportunity/Peluang. Pada masa sekarang Facebook sudah dijadikan lahan untuk berbisnis. Bahkan beberapa pebisnis sepenuhnya menggunakan Facebook, tanpa blog atau pun website sama sekali. Sekedar informasi saya juga menggunakan Facebook sebagai sarana promosi bisnis. Beberapa diantaranya : Pusat alat penghemat bahan bakar (BBM dan BBG) : http://www.facebook.com/Alat.Penghemat.BBM.dan.BBG Sepatu Safety  (Safety Shoes) : http://www.facebook.com/JualSepatuSafety Les Privat Preschool, SD, SMP, SMA dan UMUM : http://www.facebook.com/LesPrivatTELADAN Pusat Gendongan Bayi Modern : http://www.facebook.com/GendonganBayi Pusat Grosir : http://www.facebook.com/pusatgrosirresellerdropshipindonesia dan masih banyak lagi akun Facebook bisnis saya. “INGAT !!! Menurut sebuah survey media bisnis : 80% Bisnis di ASIA dibesarkan oleh Social Media” Bahkan seperti kita ketahui bersama, popularitas Obama meningkat pesat di Facebook ketika dia mencalonkan diri menjadi Presiden AS. Mulai dunia bisnis, politik, social, budaya dan banyak sector lainnya bisa di-BOOMING-kan melalui Facebook (dan social media lainnya). Gratis…DAHSYAT pula. T=Threat/Ancaman. Jika kelemahan berasal dari internal system Facebook dan internal diri kita pribadi, maka ancaman ini berasala dari luar semuanya itu. Diantaranya adalah Banyak Cracker : Dunia virtual memungkinkan banyak orang untuk mengakses data pribadi Anda. Maka ada 2 (dua) hal yang akan menjadi bodyguard Anda : Password dan Pertanyaan Rahasia. TIPS : Password>> buatlah minimal 12 karakter, huruf besar dan kecil plus angka, misal : HidupSejahtera2015. Semakin tidak nyambung dengan data pribadi Anda, semakin baik. Pertanyaan Rahasia>> Tulis pertanyaan rahasia dengan ngawur, beri jawaban rahasia yang super ngawur tapi mudah diingat. Kejahatan : Semakin Anda berlebihan dalam membuka informasi rahasia dan aktivitas harian Anda, maka resiko kejahatan yang akan Anda terima sangat lah besar. Orang akan mengetahui rumah Anda ksosng ketika Anda up date status : “Lagi mudik bareng semua keluarga”. Nah…pencuri mulai beraksi. Dari sedikit uraian saya di atas, sedikit teruraikan tentang pengertian Virtual Personality. Sekali pun Anda kurang tampan, setidaknya tampankanlah foto profile Anda. Jangan pernah terlibat dalam polemik dan perdebatan kusir di Facebook terutama yang bernada SARA, karena hal tersebut mengurangi kewibawaan Anda di Facebook. Bentuklah akun Facebook Anda secantik dan setampan Anda ingin diketahui oleh orang lain. Akun tersebut adlaah saudara kembar Anda. Pakaikan baju yang bagus, poles dengan kata-kata bermanfaat, ramahkan dengan aktif mengikuti grup-grup bermutu tinggi. Semoga tulisan sederhana ini bermanfaat..amin. Salam Hormat, HILDAN FATHONI createSummaryAndThumb("summary6073197783037832643");





#Contact US #Terms of Use #Privacy Policy #Earnings Disclaimer